Holla Barcelona!!!
Holla BARCELONA! Melakukan perjalanan jalur darat
menggunakan bus dari Paris yang memakan waktu kurang lebih 15 jam. Bus kami
berangkat dari terminal Bercy Paris kira-kira jam 5 sore dan sampe terminal
Barcelona sekitar jam 8 pagi. Sedihnya saya dan Yulia dapet tempat duduk di
paling belakang. Ternyata urutan tempat duduknya berdasarkan abjad dong, ya
jelas saya yang berawalan S dan Yulia yang berawalan Y harus duduk di bangku
paling belakang. Huhuhu..
Selama perjalanan kami sempet berhenti 1 kali untuk
istirahat, rest areanya kecil dan cuma ada 1 tempat makan dan 1 minimarket.
Untung kami udah beli roti sebelum berangkat, jadi kami gak perlu belanja lagi
di situ karena ya harganya cukup mahal. Di rest area kami sempat berkenalan
dengan Salma asal Mesir yang juga muslimah berhijab. Selama perjalanan kami
bertukar cerita tentang kebudayaan masing-masing dan Salma sangat antusias
dengan cara penggunaan hijab orang Indonesia. Jadi kami sedikit kasih tutorial
deh, hehe.. Serunya perjalanan begini ya bisa ngobrol sama orang baru, denger cerita serta pengalaman dan budaya mereka.
![]() |
| Foto bersama Salma ketika sampe di Barcelona |
Sampai terminal kami diarahkan oleh Salma ke stasiun Metro
karena penginapan kami cukup jauh dari terminal dan pusat kota. Penginapan
kali ini konsepnya dormitory 1 kamar isi 10 orang dengan kasur bunk bed, tapi
kami memilih sekamar yang isinya cewek semua. Sampai penginapan masih pagi,
kayaknya sekitar jam 9-an jadi kami belum bisa check-in. Ya udah deh saya
dengan Yulia memutuskan untuk titip barang dulu di hostel dan keliling-keliling deket hostel aja.
![]() |
| Taman deket hostel |
Kota Barcelona rapi banget sih, jalannya lurus-lurus dan bangunannya bener-bener kesusun rapi. Kalau liat di peta tuh kayak kotak-kotak
gitu kotanya sangking rapinya. Karena kami nginepnya jauh dari pusat kota jadi
di daerah hostel gak ada wisata yang bisa dikunjungin. Kami cuma menikmati
suasana aja sambil nunggu waktu check-in. Setelah kembali ke hostel dan check
in kami segera beberes dan bersiap buat melakukan perjalanan.
Sekedar info, sebelum memilih Barcelona masuk ke list untuk
dikunjungi kami banyak dapat informasi kalau kota ini tuh terkenal dengan
copetnya. Dan modus copetnya pun beragam dan sangat teroganisir. Jadi kalau
ngeliat pendatang apalagi turis pasti jadi sasaran empuk buat mereka. Alhasil
untuk jaga-jaga kami gak berani untuk bawa kamera. Jadi selama di Barcelona
kami foto-foto hanya bermodalkan kamera dari hape aja biar lebih ringkas dan aman.
Oke hari pertama kami mulai perjalanan ke Arc de Triomf,
namanya hampir mirip dengan Arc de Triomphe di Paris tapi secara bangunan gak
mirip sama sekali. Setelah dari situ kami lanjut ke taman Plac de La
Ciutadella. Ini tamannya super duper luas. Pertama masuk udah banyak anak-anak
muda yang duduk-duduk santai serasa piknik gitu. Asik banget deh liatnya.
Setelah puas a.k.a lelah menjelajahi taman itu kami lanjut ke Plac de Catalanya.
Ini semacam taman kota, lebih kayak alun-alun gitu sih. Banyak burung merpati
disini, jadi rame orang-orang yang foto dan kasih makan burung dan anak-anak
kecil yang lari-larian ngejer burung. Nah disini ada kejadian lucu nih. Pas
lagi asik mau foto-foto tiba-tiba ada seorang cowok dengan dandanan kayak badut
gitu ngerangkul saya sambil berpose kayak minta difoto. Kaget campur syok saya
nyengir kaku terpaksa gitu. Eeeeeh, setelah difoto dia sambil menengadahkan
tangannya kayak minta duit. OMG, modus orang minta-minta begini ya di sini.
Padahal dia yang nyamperin duluan dan kami pun gak minta foto bareng sama dia
trus kami harus kasih dia uang. Sungguh aneh pemirsa, haha.. Karena kejadian
itu kami gak lama-lama disitu, ngeri juga ntar kalau ada komplotannya nyamperin
kami soalnya gak kami kasih duit sih si doi.
![]() |
| Arc de Triomf |
![]() |
| Pada piknik di Parc de la Cuitadella |
![]() |
| Masih di Parc de la Ciutadella |
![]() |
| Ini badut yang tau-tau muncul |
Abis kejadian itu kami merasa lapar dan akhirnya memilih
Burger King sebagai menu makan malam kami. Kami pesan 1 paket burger ayam,
kentang, dan lemon tea dan itu kami bagi dua. Biar irit coi, hehe.. Selama di
Paris kami hanya makan roti dengan tanpa lauk sama sekali. Jadi pas bisa makan
burger dan kentang rasanya tuh nikmat banget, walau mungkin masih jauh lebih
enak ayam penyet di Indonesia deh ya. Hahaha.. Selesai makan kami kembali ke
hostel untuk istirahat. Di hostel kami berkenalan dengan Juliet asal Perancis,
dia sedang ada semacam pelatihan atau workshop di Barcelona tentang menjadi
seorang entertainer. Kalau gak salah inget sih itu workshopnya tentang jadi
seorang badut deh. Dia cerita kalau dulu dia kerja kantoran tapi merasa gak
nyaman dengan kerjaannya dan beralih ke seni teater dan lama kelamaan
tertarik juga tentang menjadi badut. Dan memang selama ngobrol sama Juliet dia
orang yang sangat humoris, bahkan sampe joget-joget gitu deh dia di hadapan
kami. Seriously, she is super talented, humorist, and a very kind person. Hope
she can fulfill her dreams. Kami tutup hari pertama ini dengan istirahat di
hostel.
Keesokan harinya kami bergegas menuju Stadion Camp Nou,
markas club sepak bola Barcelona. Dari SMP udah ngefans sama club sepak bola
ini. Jadi ketika memasukkan Barcelona dalam list perjalanan, tentu Camp Nou
menjadi salah satu tempat yang harus dikunjungi. Walau cuma bisa lihat kondisi
stadionnya dari luar sudah cukup puas kok. Abis puas foto-foto disana kami
melanjutkan perjalanan. Saya dan Yulia melanjutkan ke Sagrada Familia. Ini
merupakan gereja karya arsitek Antonio Gaudi dan masih dalam tahap pembangunan,
rencananya akan selesai pada tahun 2026. Di Sagrada Familia ini kita bisa lihat
3 sisi (fasad) yang berbeda dan masing-masing fasad itu menjelaskan tentang
kisah Yesus. Untuk lebih lengkapnya bisa tanya mbah google ya. Tapi memang
kalau melihat langsung bisa terlihat perbedaannya kok dari masing-masing fasad.
Ada yang terlihat cerah/ceria dan ada bagian yang memperlihatkan sisi suramnya.
Lagi-lagi kami hanya menikmatinya dari luar, karena kalau untuk masuk ke dalam
butuh biaya tiket yang tergolong costly buat kami. Padahal kalau bisa masuk ke
dalamnya interiornya sangat cantik dengan ciri khas Gaudi yang menggabungkan
pecahan-pecahan keramik atau beling warna warni gitu. Pokoknya super cantik
deh. Dari situ kami melanjutkan perjalanan ke Casa Mila yang juga hasil karya
Gaudi. Bangunannya super unik, dari pinggir jalan saja sudah tau kalau itu
tempatnya.


Selesai mengagumi karya Gaudi dari luar, kami melanjutkan
perjalanan ke Barri Gothic. Tempat ini cukup menarik menurutku. Ketika memasuki
daerah ini banyak jalan-jalan atau lorong-lorong kecil dikelilingi bangunan
tinggi dengan suasana yang sedikit gothic, mungkin karena hampir semua
bangunannya menggunakan cat/bahan yang gelap. Tapi tempat ini cukup ramai,
karena banyak toko souvenir, tempat makan, cafe, dan bar di sini. Pas lagi
menyusuri suatu lorong kami gak sengaja masuk ke sebuah toko souvenir dan salah satu produk yang dipajang adalah barang-barang dari Indonesia (batik
& kerajinan khas Bali). Kami ngobrol sama pemiliknya namanya Bentura dan memang dia cerita kalau dia sering ke Asia salah satunya Indonesia untuk beli
langsung barang-barang uniknya. Jadi merasa bangga deh sama hasil karya
Indonesia bisa majang di Barcelona, hehe..

![]() |
| Foto bareng Bentura |
Selanjutnya kami ke Catedral de Barcelona, di tempat ini ada
semacam lapangan luas gitu. Jadi kadang suka ada street performancenya. Waktu
kesana kami melihat 3 orang cowok, kalau gak salah denger mereka dari Amerika
Latin, dan mereka menampilkan tarian break dance dan freestyle dance di
tengah-tengah kerumunan orang. Keren banget sih penampilannya. Dan setelah
nonton penampilan mereka,karena Yulia masih asik foto-foto sekitar, saya
memilih duduk santai sambil melihat-lihat sekeliling. Dan ada kejadian unik
disini. Saat asik duduk tau-tau dari kejauhan saya melihat sepasang laki-laki
sedang bermesraan. Ya saya tau LGBT sudah marak di dunia, apalagi di negara
bebas seperti Eropa ini itu bukanlah hal yang tabu. Tapi buat saya yang tinggal
di Indonesia yang sangat jarang melihat hal itu cukup kaget sih. Karena
kemesraan mereka cukup intim dan yang bikin syoknya lagi mereka jalan
ke arah saya duduk dan duduk tepat di samping saya dengan sambil bermesaraan.
Ya Allah rasanya awkward banget deh. Sampe mereka akhirnya k*ss*ng, saya
langsung bangkit dari tempat duduk dan bersama Yulia pergi dari tempat itu.
Merinding cui.
Udah kita lanjut jalan lagi, eh gak sengaja nemuin churros
yang direkomendasiin sama ilustrator favorit saya (@dindaps) di La Rambla. Tanpa
pikir panjang saya langsung beli dan nyobain churrosnya, emang super enak.
Padahal cuma dikasih topping kayu manis + gula aja udah seenak itu. Jadi
kalau ada yang mau ke Barcelona boleh banget tuh cobain churros itu, nama
tempatnya PATAGONIA. Recommended banget!! :P
![]() |
| Recommended!!! |
Puas jalan-jalan di tengah kota kami kembali ke arah hostel dan kebetulan hostel kami deket dermaga gitu. Jadi kami sempet duduk santai disana sambil menikmati sunset, yah walaupun gak gitu keliatan sih sunsetnya. Karena mulai makin dingin kami kembali ke hostel dan melanjutkan packing lagi karena besok paginya kami flight ke EDINBURGH. Gracias Barcelona, ADIOS!!
















Komentar
Posting Komentar