Hai London!!!



Menjelang shubuh bus kami sampai di terminal Manchester untuk siap berangkat ke London. Selama di bus kami puasin untuk tidur karena selama bermalam di terminal kami tidak bisa tidur nyenyak karena posisi yang tidak nyaman tentunya. Jadi kami tidak melihat kondisi jalanan di luar seperti apa karena asik molor, haha..

Kami baru terbangun menjelang sampai di Victoria Couch Station London, pemberhentian terakhir bus kami. Setelah turun dari bus kami harus segera mencari stasiun untuk mengantarkan kami ke flat teman SMP-ku, Almira Salsabila. Kali ini kami menginap di flatnya yang berada di zona 2 London. Cukup jauh memang dari pusat kota tapi ya mumpung ada temen di London kenapa gak disamperin, selain hemat tempat penginapan sekalian bisa silaturahim juga kan. Hehe..

Sampai stasiun kami harus membeli Oyster Card. Jadi untuk keliling London menggunakan transportasi umum kita harus menggunakan kartu itu, jadi gak bisa bayar dengan cash untuk naik bus atau kereta. Yaudah deh kita ke stasiun buat beli oyster cardnya. Cukup membingungkan sih waktu sampai stasiun, karena gak ada informasi yang tertulis untuk bisa beli Oyster Card. Kami sempet tanya sana sini banyak yang tidak begitu paham lokasi pembelian Oyster Card. Ada yang kasih info dan kami samperin lokasinya, memang benar ada tulisan Oyster Card tapi setelah kami konfirmasi lagi itu kalau gak salah hanya untuk top up gitu deh atau kartu khusus yang memang tinggal lama di London. Sedangkan kami cukup membeli Oyster Card yang untuk turis dengan rentang waktu yang kami inginkan. Yaudah deh cari-cari lagi dan akhirnya ketemu antrian yang cukup panjang dan setelah kami tanya itu benar untuk antrian membeli Oyster Card bagi turis. Yaudah deh kami ikut antre walau lumayan panjang juga antreannya.
Oyster Card

Sampe giliran kami, sempet banyak tanya dulu tuh ke customer servicenya. Karena kami pengen berhemat dan masih bingung mau pilih beli yang mana. Dan saya yakin itu si CS-nya dalam hati mikir “ini turis kere amat dah, cuma selisih berapa poundsterling doang”, hahaha.. Akhirnya kami membeli Oyster untuk 3 hari dengan harga per harinya 7 poundsterling dengan deposito kartu 5 poundsterling yang bisa diambil nanti ketika kita sudah tidak menggunakan kartunya. Setelah selesai membeli kartu, kami segera menuju kereta untuk mengantarkan kami ke flat Almira. Singkat cerita akhirnya kami sampai di flat Almira dan flat Almira ini ada 3 kamar, jadi ada 2 temannya yang tinggal 1 flat yang juga dari Indonesia namanya Mbak Ina dan Mbak Fitri. Sampai di flat kami disambut dengan sangat meriah karena dimasakin nasi plus soto ayam. Ya Allah itu surga dunia banget deh saat itu. Karena udah lama gak makan nasi dan makanan Indonesia. Jadi disuguhin itu rasanya nikmat luar biasa. Haha..
Flatnya Almira

Nasi & soto ayam, nikmat~ :9

Selesai makan, ngobrol-ngobrol dulu dengan penghuni flat, kami bebersihan diri dan bersiap berkeliling London. Karena sampe tempat Almira udah siang banget jadi kami baru bisa jalan keliling lagi tuh menjelang sore. Jadi hari itu kami cuma sempet mampir ke London of Tower dan Tower Bridge. Emang berasa banget ya bangunan di Inggris itu kayak istana-istana imajinasi saya waktu masih SD. Beneran berasa kayak di negeri dongeng deh kalau melihat bangunan-bangunan di Inggris ini. Kami menutup hari ini dengan menkmati pemandangan malam Tower Bridge of London lalu kami kembali ke flat.
Tower of London


Tower Bridge of London

Suasana malam Tower Bridge

Keesokan harinya kami menyempatkan untuk cuci pakaian dulu, mumpung di tempat temen dan di tempat mereka ada mesin cuci ya tidak dilewatkan kesempatan ini dong. Emang selama di Eropa kami gak begitu banyak keringat sih walau udah jalan jauh, tapi kan tetep aja debu dan kotoran banyak yang nempel. Jadi ya harus dicuci dong, makanya bersyukur banget dapet tumpangan nginep yang ada mesin cucinya. Abis selesai nyuci kami sempetin sarapan dulu dan bergegas untuk ke Buckingham Palace. Di Buckingham Palace ini kalau beruntung kita bisa melihat proses changing the guard. Ini proses pertukaran penjaga kerajaan Inggris. Tau dong penjaga Inggris yang berseragam merah hitam dengan topi hitam panjang itu yang suka muncul di film Mr. Bean? Nah kita bisa melihat proses pergantian jadwal jaga mereka dengan diiringi marching band dan pasukan berkuda. Dan proses ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan, makanya kalau ada jadwal changing the guard pasti tempat itu bakal rame dengan para turis yang nonton. Berasa kayak lagi ngeliat pawai 17-an gitu loh. Selesai melihat proses changing the guard dan puas foto-foto di sekitaran Buckingham Palace kami melanjutkan perjalanan menuju Hyde Park lalu melanjutkan perjalanan ke Victoria Tower Garden dan berhenti sejenak disini untuk sholat (lagi-lagi sholat dalam kondisi duduk) dan makan siang. Habis itu kami mampir sebentar ke Westminster Abbey lalu lanjut melihat Big Ben yang sedang direnovasi L dan London Eye dari kejauhan. Di sebrang Big Ben ada toko merchandise gitu, akhirnya kami memutuskan untuk membeli magnet dan gantungan kunci disitu. Sempet ngobrol-ngobrol dengan yang jualan dan ternyata salah satu dari mereka pernah ke Lombok dong, makanya pas tau dari Indonesia mereka sempet nyebut murah-murah (tetep aja jualan doi, haha..) Trus si penjual sempet godain kami sambil bilang cantik, haha.. Karena cuma kata itu yang mereka mengerti selain terima kasih dan murah. Ya kami ladenin sambil bercanda juga dan kesempatan buat nawar deh walau cuma dikasih diskon sedikit, tapi lumayan lah ya.
Turis yang nonton changing the guard

Proses changing the guard

Suasana Buckingham Palace selesai changing the guard

Musim semi di Hyde Park

Westminster Abbey

London Eye & bus tingkat khas London

Big Ben yang lagi direnovasi


Bapak-bapak penjual merchandise yang sempet tinggal di Lombok

Udah selesai beli oleh-oleh kami coba cari spot lain supaya dapet foto London Eye yang lebih kece. Nah ketika mau jalan ke suatu tempat ada kejadian menarik nih. Kami disamperin sama orang yang berbaju kayak perompak mirip Jack Sparrow di Pirates of Carribean, dia sempet negor dengan bahasa yang saya lupa. Karena kebiasaan kita ya yang gak bisa nyuekin orang ya kami ladenin lah membalas dengan senyuman sambil bilang Hai. Eh taunya kami dicegat dong dan dia sempet kayak drama gitu sambil beradegan kayak di film-film perompak gitu seolah-olah berhasil menangkap kami dan minta difoto. Dari situ saya udah berfirasat gak enak, jadi teringat kejadian di Barcelona. Dan beneran aja abis selesai difoto dia langsung nodong tangannya minta uang, karena lumayan ngeri kami kasih uang recehan deh tapi dia kayak gak terima gitu. Dan kami melengos aja sambil kabur, untung aja pas mau kabur lagi banyak orang yang lewat jadi kami gak dikejar. Hahaha..
Tragedi di deket London Eye :D

London Eye & Payphone khas London

Selesai drama itu kami lanjutkan kealayan kami dengan foto-foto tentunya. Menjelang sore kami ke Trafalgar Square dan ke Oxford Street lalu kembali ke flat Almira. Sebelum ke flat kami mampir untuk makan malam dulu di deket flatnya Almira. Kami makan di Wings of East. Akhirnya bisa makan di luar dengan menu ayam dan kentang. Kami masing-masing pesen menu yang kids meal. Walau menu anak-anak tapi porsinya cukup banget buat kami. Jadi isinya ada 3 sayap/paha bawah ayam yang ukurannya menurut saya sih lumayan dan ditambah french fries. Dan itu harganya cuma 1,4 poundsterling. Dan gak perlu khawatir karena yang jual orang Timur Tengah jadi Insya Allah makanannya halal. Hari itu ditutup dengan kondisi kenyang dengan 3 chicken wing & french fries. Nikmat~
3 potong ayam + kentang goreng

Esoknya, kami sudah mulai packing barang lagi karena sorenya kami sudah harus berangkat ke Amsterdam tapi pagi menjelang siang kami mampir dulu ke museum. Emang kelebihan di UK ini wisata museumnya kebanyakan gratis, begitu juga dengan di London. Jadi pertama kami ke Natural History Museum. Ini museumnya luas banget bener-bener jelasin tentang kehidupan makhluk hidup, dari segala jenis tumbuhan maupun hewan lengkap disini. Dan entah kenapa waktu kami kesana lumayan banyak pengunjungnya sampe untuk masuk aja perlu antre cukup panjang, sampe di akhir perjalanan di museum itu saya pusing sendiri karena sangking luasnya museum dan banyaknya orang. Abis itu kami ke Science Museum yang terletak masih satu deretan dengan Natural History Museum, tapi isi museum ini hampir mirip dengan museum science yang ada di Manchester. Jadi kami gak begitu lama berada di museum ini. Abis mengunjungi dua museum itu kami kembali ke flat Almira karena kondisi sudah siang dan flat Almira cukup jauh jadi kami segera kembali untuk ambil barang. Namun sebelumnya kami mampir makan siang dulu di Wings of East. Ya mumpung nemu menu ayam yang halal dan enak jadi puasin dulu deh makan yang bergizi, karena besok-besok mesti puas makan roti atau telor lagi. Hahaha..

Keramaian di Natural History Museum

Selesai makan siang, kami ke flat untuk ambil barang dan pamit dengan Almira dan penghuni flat. Alhamdulillah bersyukur banget dikasih tempat berteduh sama Almira selama di London, walau Almira gak bisa nemenin jalan karena dia lagi banyak tugas kuliah tapi kami udah sangat puas banget sama jamuannya selama di London. Berasa kayak pulang ke rumah karena jadi perbaikan gizi, bisa makan enak, tidur nyenyak, puas ngobrol, dan bisa nyuci pakaian. Setelah pamitan kami kembali melakukan perjalanan ke Victoria Couch Station untuk ambil deposito Oyster Card dan menunggu bus menuju Amsterdam. Bus kami baru datang sekitar pukul 5 sore, sesuai dengan jadwal. Dan busnya menurut saya mirip kayak bus damri Jakarta-Lampung gitu. Nah karena dari London ke Amsterdam itu harus nyebrang, jadi kami harus naik kapal. Sebelum naik kapal, kami harus turun untuk dilakukan pemeriksaan visa. Karena kami akan masuk ke wilayah Uni Eropa lagi kami harus diperiksa lagi apakah visa schengen kami masih berlaku atau gak. Setelah pemeriksaan kami baru naik kapal. Di dalam kapal juga menurut saya mirip dengan kapal ferry Merak-Bakauheni cuman mungkin lebih bersih aja. Dan perjalanan kapalnya juga gak begitu lama, mungkin sekitar 1,5-2 jam dan kami kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan ke Amsterdam. Selama di bus kami puas-puasin untuk tidur karena emang perjalanan malam yang waktunya kita tidur. Sampai ketemu di BELANDA!!!
Suasana di dalam bus London-Amsterdam

Pengecekan paspor & visa sebelum masuk kapal

Suasana di dalam kapal Ferry menuju Amsterdam

Komentar

Postingan Populer