BACKPACKER TO UBUD - Last Day
Setelah puas foto, kami melanjutkan destinasi masing-masing. Teman saya harus ke kantor & saya berencana untuk muter-muterin jalanan Ubud saja. Pertama saya ke Pura Taman Saraswati atau bisa juga disebut Ubud Water Palace di pura ini uniknya di kelilingi kolam yang ada bunga teratainya. Tempatnya tidak begitu terlihat dari jalanan karena agak masuk ke antara pintu masuk Starbucks & Cafe Lotus. Waktu saya kesana ada pasangan yang sedang melakukan foto prewedding, emang cucok meong banget buat dijadiin tempat foto. Hehehe.. Beginilah penampakannnya.
Setelah dari pura itu, saya melanjutkan jalan kaki menyusuri jalanan Ubud. Banyak juga kok para bule yang jalan kaki & karena jalanan Ubud ini tidak terlalu besar jadinya enak buat para pejalanan kaki untuk menikmati perjalanan. Dari jalan-jalan ini banyak tempat-tempat yang menarik perhatian saya seperti di foto.
Setelah asik jalan-jalan di sekitaran Ubud, saya melanjutkan ke Goa Gajah. Untuk masuk kesini kita harus membayar tiket sebesar 15 ribu. Catatan, ketika masuk ke area parkir, sudah banyak yang menawarkan kain bali. Ada yang menjual dengan harga 30 ribu & ada yang menawarkan jasa peminjaman 10 ribu. Sebenernya memang untuk masuk ke Goa Gajah diwajibkan untuk menggunakan kain Bali, tapi kain itu sudah disediakan secara gratis di pintu masuk. Jadi jangan tergoda ya untuk beli atau sewa.
Di Goa Gajah, di dalamnya terdapat semacam patung dewa Hindu & tempat sembahyang para leluhur. Dan di luar goa terdapat kolam pemandian juga seperti di Tirta Empul, tapi disini tidak pernah digunakan lagi untuk ibadah mereka. Trus di bagian bawahnya kita bisa melihat peninggalan Budha juga, seperti ini.
Selesai dari Goa GAJAH, saya kembali ke kosan teman saya & bersiap untuk kembali ke Denpasar karena besok pagi saya sudah harus flight ke Jakarta sehingga saya harus menginap semalam di Denpasar. Tapi sebelum saya ke hotel tempat menginap, saya & teman saya menyempatkan untuk menikmati pantai di daerah Seminyak. Destinasi kami yaitu ke Finns Beach Bali. Di pantai ini ada kolam renangnya & kita bisa duduk-duduk di pinggir pantai. Tapi kalau tidak mau basah-basahan & kotor seperti saya ini, kita bisa juga memilih duduk-duduk cantik di pinggir pantai sambil menikmati sunset. Beginilah pemandangan yang bisa dinikmati di pantai ini.
Setalah dari pantai, saya diantar ke hotel tempat saya menginap. Waktu saya sudah pesan hotel di Next Tuban Hotel Bali melalui aplikasi traveloka. Sekalian aja ya saya review hotelnya di sini. Lokasinya tidak begitu jauh dari bandara, cuma 15 menit dengan jalan kaki. Sampai di hotel, agak sedikit mengecewakan karena airnya mati. Jadi kalau mau menggunakan kamar mandi kita harus menggunakan kamar mandi khusus yang ada di lantai bawah. Tapi untungnya di pagi hari airnya sudah hidup kembali.
Di dalam hotel sudah disediakan handuk, trus ada kulkas, hot pot listrik (untuk masak air), brankas kecil, & tentunya dilengkapi dengan TV kabel. Tapi yang bikin saya kurang sreg tempatnya tidak begitu bersih. Spreinya aja masih ada bekas noda & cat dindingnya banyak mengelupas. Trus kamar mandinya juga kurang bersih. Jadi kalau cuma buat istirahar sebentar saja sih gak akan masalah tapi kalau kalian berniat untuk menginap lama disini saya tidak merekomendasi hotel ini.
Oke, inilah akhir perjalanan saya di Bali karena esok hari saya sudah kembali bekerja di Jakarta. Bener-bener perjalanan yang menyenangkan buat saya karena memang sebelumnya belum pernah ke daerah Ubud (biasanya ke daerah Kuta & sekitarnya aja kalau ke Bali). Jadi buat kalian yang mau berlibur ke Bali, sempatkanlah buat mengunjungi Ubud karena suasananya yang Bali banget & beda banget deh dengan Kuta, Seminyak, atau Denpasar. Biar bisa merasakan Bali yang sesungguhnya. Haha.. lebay mode on. Yah semoga cerita saya ini bisa menjadi masukan & panduan kalian ya buat yang baca & yang mau jalan-jalan ke Ubud. See you in another story!!! :)





Komentar
Posting Komentar