Ikutan Open Trip ke Krakatau

Di akhir April tahun 2017 lalu kebetulan ada long weekend yang sangat disayangkan kalau tidak digunakan untuk berlibur. Alhasil salah satu teman saya mengajak untuk ikutan Open Trip ke Krakatau, Lampung. Karena memang belum ada agenda apa-apa akhirnya mengiyakan ajakannya bersama satu teman lainnya. Jadi kami bertiga mendaftarkan diri untuk ke Krakatau.

Kami berangkat hari Jumat malam & meeting point-nya yaitu di pelabuhan Merak. Tapi kami bertiga (saya, Yulia, & Shomat) janjian dulu di Slipi untuk bareng-bareng naik bus ke pelabuhan Merak. Sampai pelabuhan Merak kami diabsen dari tim pemandu open trip & dibagikan kartu untuk masuk kapal lalu bersiap untuk naik kapal menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Sampai Bakauheni sudah tersedia angkot warna kuning yang membawa kami ke pelabuhan Canti. Disana kami melaksanakan sholat shubuh dulu & juga sarapan. Tidak lupa pula kami sudah harus berganti pakaian untuk snorkeling, bisa pakai baju biasa atau baju menyelam yang penting nyaman, karena dari kapal kita akan langsung menuju destinasi pertama yaitu Pulau Sebuku Kecil.

Di Pulau Sebuku Kecil kami hanya dibagikan alat snorkeling & pemanasan untuk main air karena di sini belum terlihat ada ikan-ikannya. Tapi pemandangan di sini sudah sangat cantik. Warna airnya hijau toska dengan pasir berwarna putih. Cantik deh pokoknya.


Setelah dari Pulau Sebuku Kecil kami melanjutkan ke destinasi selanjutnya yaitu Pulau Sebuku Besar atau Cemara Satu (saya lupa nama tempatnya). Nah disini baru kita mulai bisa melihat ikan-ikan & karang-karang. Bisa dibilang populasi ikannya tidak begitu banyak di sini. Tapi karena memang saya bukan pencinta jalan-jalan yang berhubungan dengan air jadinya biasa aja. Yang penting udah basah-basahan. Hehehe..

Selesai dari situ, kami segera ke tempat penginapan di Pulau Sebesi. Di sini kami istirahat & bebersihan. Sebelum ke destinasi selanjutnya, saya & Yulia keliling di sekitaran pulau tempat kami menginap. Pantainya juga gak kalah cantik & bersih.

Setelah ashar, menjelang matahari tenggelam kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Umang-Umang. Sebenernya pulaunya terletak tepat di sebrang pulau tempat kami menginap. Tapi pulau itu kecil & tidak berpenghuni. Di sini kami hanya duduk santai sambil berfoto-foto tentunya.




Setelah puas foto-foto & melihat sunset, kami kembali ke penginapan untuk istirahat karena besok pagi-pagi sekali kita sudah harus berangkat untuk trekking ke Gunung Anak Krakatau.

Keeseokan paginya atau lebih tepatnya pukul 2 pagi kami sudah siap di kapal untuk melanjutkan perjalanan ke Gunung Anak Krakatau. Perjalanan dari pulau tempat menginap sekitar 2 jam, sehingga kami melanjutkan tidur kami yang kurang di kapal. Sampai di sana kami segera melakukan trekking. Perjalanan ke sana tidak memakan waktu lama, kurang lebih cuma 30 menit karena memang kita tidak sampai puncaknya yang masih aktif & memang gunungnya juga tidak begitu tinggi. Untuk naik ke gunung ini, medan yang harus dihadapi yaitu pasir hitam yang berkerikil sepertinya bekas lava dingin yang sudah membeku & sepanjang perjalan kita bisa melihat laut & pulau-pulau lain di sekitar situ.




Setelah kembali turun dari Gunung Anak Krakatau kami diberi sarapan & dipersilahkan untuk berganti baju untuk snorkeling lagi di destinasi selanjutnya di Pulau Lagoon Cabe. Tapi kalau ada yang tidak mau basah-basahan lagi juga gak papa. Kalau boleh jujur sih, pemandangan bawah lautnya biasa aja di pulau-pulau ini. Masih kalah dengan Pahawang kayaknya (walau saya juga belum pernah ke Pahawang) tapi karena tujuan utama saya ya buat naik gunungnya, jadi gak begitu kecewa. Tapi buat kalian yang lebih seneng liburan yang nyelem-nyelem gitu pasti bakalan kurang puas sama pemandangannya. Jadi silahkan info saya ini dijadikan referensi kalian kalau mau ikutan trip ke sini ya. Semoga berguna.

Komentar

Postingan Populer